in FOSS

Cara Membuat Swap File di Linux

Pada umumnya swap dibuat dalam partisi Linux. Tapi bagaimana jika sistem Linux yang berjalan tidak terdapat partisi swap seperti pada Linux VPS (Virtual Private Server), hanya tersedia partisi / (root) saja. Solusinya adalah dengan membuat swap file.

Gambar di bawah adalah tampilan dari perintah free -h. Terlihat nilai total Swap = 0 alias tidak ada.
cara membuat swap file

Menyiapkan Swap File

Di sini kita akan membuat swap file sebesar 2GB menggunakan perintah dd. bs=1024 adalah baca dan tulis sebesar 1024 byte dalam satu waktu. Dan count=(1024×2048) ukuran file/block.

Mengaktifkan Swap File

Selanjutnya menjadikan swapfile sebagai swap dengan perintah mkswap.

Selanjutnya mengaktifkan swap dengan perintah swapon.

Pengecekan status Swap

Jalankan perintah free -h untuk melihat RAM dan Swap. Pada gambar di bawah ini, terdapat Swap dengan kapasitas 2GB.
cara membuat swap file

Auto mount Swap

Agar Swap langsung aktif secara otomatis ketika sistem boot, tambahkan konfigurasi pada file /etc/fstab.

Tambahkan

Restart

Setelah restart cek kembali status swap.

Kita dapat mengatur seberapa sering kernel menggunakan swap dengan menambahkan konfigurasi ada file /etc/sysctl.conf. Secara default nilai swappiness yang digunakan adalah 60 dan maksimum 100. Makin tinggi nilai, makin sering swap digunakan. Dan nilai swappiness = 0, swap hanya akan digunakan jika sistem telah menggunakan seluruh kapasitas RAM.

Tambahkan

Restart

Selamat mencoba 🙂

Seorang penggiat teknologi digital asal kota Makassar yang saat ini fokus menggeluti profesi system administrator dengan sistem operasi Linux dan FreeBSD. Anda membutuhkan jasa sysadmin, silakan hubungi melalui email hai[at]musaamin.web.id atau melalui telegram @musaamin.