in FOSS

Apa itu FreeBSD?

Logo FreeBSD

Logo FreeBSD via Wikimedia

FreeBSD adalah sistem operasi mirip Unix turunan dari Berkeley Software Distribution (BSD), versi Unix yang dikembangkan oleh Universitas California, Berkeley. Versi pertama FreeBSD dirilis pada tahun 1993 dan versi terbaru 11.1 rilis pada Juli 2017. Saat ini FreeBSD adalah distro BSD free/open source yang paling banyak digunakan. FreeBSD mendukung platform amd64, i386, powerpc, powerpc64, sparc64, dan aarch64. FreeBSD menawarkan fitur jaringan, performa, keamanan, dan kompatibilitas.

Aplikasi

FreeBSD berbasis 4.4BSD, standar industri untuk UNIX, mudah dalam compile dan menjalankan aplikasi. FreeBSD memberikan semua kode sumber sistem operasi secara lengkap, termasuk kernel, daemon, program, dan utilitas sistem. FreeBSD dapat dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan pengguna baik itu personal, organisasi atau perusahaan.

FreeBSD menyertakan ports collection dan package collection. Ports collection adalah sebuah set Makefiles, patch, dan deskripsi file yang digunakan untuk meng-compile dan instalasi aplikasi. Secara sederhana aplikasi yang masih berupa source code yang harus di-compile terlebih dahulu. Saat ini terdapat 27490 ports.

Sementara package collection adalah instaler aplikasi yang sudah di-compile dalam bentuk biner. Kebanyakan aplikasi pada ports collection sudah tersedia dalam bentuk package, cukup menginstal aplikasi menggunakan package agar tidak perlu lagi melakukan compile yang memakan waktu cukup lama dan juga resource.

Pengguna FreeBSD

Dengan berbagai kelebihan dari FreeBSD dan lisensi yang digunakan berdampak pada adopsi FreeBSD untuk mengembangkan berbagai produk baik itu produk open source maupun komersial. Beberapa perusahaan TI terbesar di dunia yang menjadi pengguna FreeBSD:

  • Apache Software Foundation: infrastruktur server.
  • Apple: digunakan untuk membangun OS X dan iOS.
  • Cisco: IronPort untuk keamanan jaringan dan anti-spam menjalankan kernel FreeBSD yang sudah dimodifikasi.
  • Dell KACE: Dell KACE sebuah manajemen sistem yang menjalankan FreeBSD karena reliabel, skalabilitas, dan dukungan komunitas dalam kelangsungan pengembangan.
  • iXsystems: TrueNAS untuk kebutuhan network storage.
  • Juniper: Sistem operasi JunOS yang berjalan pada perangkat jaringan Juniper (router, switch, firewall).
  • McAfee: SecureOS, enterprise firewall.
  • Netflix: OpenConnect, streaming video ke seluruh pelanggan Netflix.
  • Sony: PlayStation 4.
  • Sophos: Sophos Email Appliance, keamanan untuk email seperti anti-spam, anti-virus, anti-malware.
  • Verisign: Verisign yang menangani semua domain .com dan .net.
  • WhatsApp: aplikasi chat milik Facebook menggunakan FreeBSD sebagai server.

Beberapa produk open source berbasis FreeBSD:

  • BSD Router: Router skala enterprise yang dapat dijalankan pada perangkat PC biasa.
  • FreeNAS: network file server.
  • GhostBSD: FreeBSD dengan desktop Gnome.
  • NAS4Free: file server dengan web interface dengan bahasa pemrograman PHP.
  • OPNsense: dapat digunakan untuk mengembangkan firewall dan routing berbasis FreeBSD. OPNsense memiliki fitur yang dimiliki oleh perangkat firewall berbayar.
  • TrueOS: FreeBSD versi desktop.
  • pfSense: firewall yang dilengkapi berbagai fitur dan dukungna IPv6 yang lebih baik.
  • ZRouter: firmware untuk perangkat embedded.

FreeBSD juga digunakan sebagai infrastruktur internet beberapa website besar:

  • Yahoo!
  • Yandex
  • Rambler
  • Sina
  • Pair Networks
  • Sony Japan
  • Netcraft
  • Netflix
  • NetEase
  • Weathernews
  • TELEHOUSE America

Download

Dapatkan installer images FreeBSD di freebsd.org/where.html.