in Cloud Computing

Review VPS Vultr

Review VPS Vultr

Vultr adalah provider penyedia layanan cloud IaaS atau VPS yang berdiri sejak tahun 2014. Vultr saat ini memiliki datacenter di 16 lokasi, yang paling dekat dari Indonesia adalah Singapura. Pada saat artikel ini ditulis, jumlah instance yang telah dideploy sebanyak 19.459.927 instance. Saya sendiri mulai menggunakan Vultr sejak November 2017 dengan menggunakan metode pembayaran PayPal. VPS Vultr saya gunakan sebagai perangkat laboratorium untuk ngoprek atau menguji konfigurasi server, belum digunakan untuk server production.

Layanan

Vultr menyediakan 4 layanan cloud utama, yaitu:

  1. Vultr Cloud Compute (VC2): layanan berupa VPS (Virtual Private Server). Ini yang sering saya gunakan dengan spesifikasi RAM 512MB atau 1GB sudah cukup untuk percobaan konfigurasi server.
  2. Bare Metal: server yang disewa adalah server fisik bukan mesin virtual.
  3. Block Storage: kita bisa menambah storage tersendiri untuk data dengan harga mulai dari $1 per bulan untuk kapasitas 10GB.
  4. Dedicated Instances: VPS yang lebih tinggi spesifikasinya dan tidak berbagi sumber daya dengan pelanggan lain (menurut Vultr). Harga mulai $60 per bulan untuk spesifikasi 2 CPU, RAM 8GB, SSD 120GB, dan bandwidth 10TB.

Fitur

Fitur utamanya, yaitu:

  • Datacenter berada di 16 lokasi, saya biasanya pakai lokasi Singapura.
  • Control panel mudah digunakan dalam membuat, konfigurasi, dan monitoring instance.
  • Instance sistem operasi yang tersedia yaitu CentOS, CoreOS, Debian, Fedora, FreeBSD, OpenBSD, Ubuntu, dan Windows. Jika OS yang diinginkan tidak tersedia, kita dapat mengupload ISO sendiri atau menggunakan ISO yang terdapat di library Vultr.
  • One-Click Apps, instance yang sudah berisi aplikasi siap pakai seperti cPanel, Docker, Drupal, GitLab, WordPress, dll.

Informasi Lain

  • Kupon: Vultr memberikan deposit $100 bagi pengguna baru.
  • Bug Bounty: terbuka program pencari bug pada website Vultr.
  • Server Status: semua status server Vultr bisa dicek di halaman status.
  • SLA: Vultr memberikan credit tambahan jam jika terjadi down pada server.
  • API: tersedia API bagi developer yang ingin membuat aplikasi yang terhubung ke akun Vultr.
  • Docs: tersedia dokumentasi yang dapat membantu sysadmin dalam melakukan konfigurasi server. Kita dapat mengirimkan artikel ke Vultr, jika memenuhi syarat kita dapat menerima komisi hingga $75-$300.

Benchmark

Benchmark yang saya lakukan menggunakan VC2 dengan spesifikasi:

  • CPU 1vCore
  • RAM 512MB
  • Storage 20GB SSD
  • OS CentOS 7 x64
  • Location Singapore

Hypervisor

Mengecek software hypervisor yang digunakan oleh Vultr untuk membuat mesin virtual. Pengecekan menggunakan perintah dmidecode -t system, hasilnya adalah QEMU.

Review VPS Vultr

ping ke VPS

Provider internet yang saya gunakan untuk pengujian ping adalah Telkom IndiHome. Hasilnya 12.1-14.7 ms.

Review VPS Vultr

speedtest dari VPS ke Jakarta

Pengujian selanjutnya adalah pengujian kecepatan internet dari VPS Singapura ke CBN Jakarta dengan menggunakan speedtest-cli. Hasilnya kecepatan download 1010.57 Mbit/s dan upload 977.21 Mbit/s.

Review VPS Vultr

I/O Storage

Pengujian kecepatan I/O storage dengan bench.sh atau bisa dengan perintah dd. Rata-rata kecepatan I/O storage 363 MB/s.

Review VPS Vultr

Video Streaming

Terakhir adalah melakukan pengujian video streaming dengan memonitor bandwidth internet VPS (interface eth0) memakai bmon pada saat video dijalankan.

Review VPS Vultr

Itulah beberapa pengujian yang saya lakukan pada VPS Vultr. Untuk server availability tidak ada informasi yang bisa saya berikan karena belum digunakan untuk produksi, hanya untuk ngoprek saja, paling lama 3 hari VPS saya hapus. Semoga memberikan gambaran tentang kinerja VPS Vultr dan dapat membantu teman-teman dalam memilih VPS.

Write a Comment

Comment

12 Comments

  1. Hallo Om Musa, Sudah pernahkan test dengan penyedia layanan VPS sejenis, seperti DO, Exaby**s, dll? Utk spesifikasi sejenis apakah Vultr lebih baik?