Cara Install EPrints 3.4 di Ubuntu 22.04

Cara Install EPrints 3.4 di Ubuntu 22.04

EPrints adalah perangkat lunak repositori institusional sumber terbuka yang dirancang khusus untuk mendukung manajemen dan distribusi koleksi digital di lingkungan akademis. Dikembangkan oleh Universitas Southampton pada tahun 2000, EPrints telah menjadi salah satu solusi repositori yang paling terkenal dan banyak digunakan di seluruh dunia.

EPrints bertujuan untuk memudahkan institusi akademis, perpustakaan, dan organisasi lain dalam mengelola, menyimpan, dan mendistribusikan hasil intelektual mereka secara digital. Perangkat lunak ini dirancang untuk mendukung akses terbuka, memastikan bahwa informasi ilmiah dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Dalam tutorial ini, kita akan belajar cara menginstal EPrints 3.4 dengan spesifikasi berikut:

  • Vultr Cloud Server: 1 CPU, 1 GB RAM, 32 GB Storage
  • Operating System: Ubuntu 22.04 LTS
  • Subdomain: repo.aminlabs.my.id
  • SSL: Let’s Encrypt
  • Database: MySQL v8.0
  • EPrints: EPrints v3.4.5
  • Metode instalasi: install dari source yang ada di GitHub

Catatan: Daftar di sini untuk mendapatkan $100 free credit dari Vultr

1. Install Paket

Konek ke server dan lakukan update:

Catatan: Tutorial ini menggunakan user root.

Install semua paket yang dibutuhkan oleh EPrints:

2. Install MySQL

Install MySQL server dan client:

Login ke MySQL:

Membuat user eprints di MySQL:

3. Membuat User

Membuat user eprints di sistem:

Membuka file /etc/apache2/envvars:

Update konfigurasinya agar menggunakan user dan group eprints:

Restart Apache:

4. Download Source EPrints

Membuat direktori eprints3 untuk penyimpanan source EPrints:

Download source EPrints dari GitHub:

Gunakan EPrints v3.4.5:

5. Membuat Repository

Membuat repository dengan flavour publication:

Masukkan Archive ID:

Configure vital settings, tekan ENTER:

Masukkan hostname untuk repository:

Catatan: Pastikan mengganti dengan subdomain yang digunakan

Webserver port, tekan ENTER:

Alias untuk hostname, tekan ENTER:

Repository’s base URL, tekan ENTER:

Masukan hostname untuk HTTPS:

Secure webserver port, tekan ENTER:

Masukkan email untuk akun administrator:

Masukkan nama repository:

Masukkan nama organisasi:

Writer the core settings, tekan ENTER:

Configure database, tekan ENTER:

Database configuration, tekan ENTER:

Masukkan user MySQL yang sudah dibuat sebelumnya, yaitu eprints:

Membuat akun administrator:

Build the static web pages, tekan ENTER:

Import the LOC subjects and sample, tekan ENTER:

Update the apache config files, tekan ENTER:

Pembuatan repository telah selesai, tapi harus menambahkan konfigurasi di Apache.

6. Konfigurasi Apache

Beralih dari user eprints ke user root:

Menambahkan ServerName Public_IP_Address ke dalam file konfigurasi default virtual host:

Menambahkan konfigurasi eprints ke dalam apache.conf:

Restart Apache:

Memeriksa apakah status UFW firewall sedang aktif:

Jika UFW aktif, ijinkan trafik ke port HTTP dan HTTPS:

Browse hostname atau subdomain untuk menguji apakah EPrints sudah dapat diakses:

EPrints dengan protokol HTTP
EPrints dengan protokol HTTP

7. Konfigurasi HTTPS

Install certbot:

Request sertifikat SSL untuk subdomain:

Pesan yang ditampilkan jika request sertifikat SSL berhasil:

Beralih ke user eprints:

Membuat direktori ssl di dalam direktori archive:

Membuat file securevhost.conf di dalam direktori ssl:

Masukkan konfigurasi virtual host berikut untuk protokol HTTPS:

Generate ulang konfigurasi Apache untuk EPrints:

Pesan yang ditampilkan jika generate ulang konfigurasi Apache berhasil:

Beralih ke user root:

Menambahkan konfigurasi virtual host HTTPS securevhost.conf ke dalam file apache.conf:

Mengaktifkan modul SSL dan restart Apache:

Browse subdomain untuk menguji apakah konfigurasi HTTPS sudah berhasil, dapat diakses. Selain itu, lakukan juga pengujian login:

EPrints dengan protokol HTTPS
EPrints dengan protokol HTTPS

Selamat! Kita telah berhasil menginstal EPrints 3.4 pada Ubuntu 22.04 LTS menggunakan source dari GitHub, mengonfigurasi subdomain, dan mengamankannya dengan Let’s Encrypt SSL. Sekarang kita dapat mulai menggunakan EPrints sebagai repository.

Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *