in Networking

Cara Konfigurasi WDS di OpenWRT

Pada tutorial ini saya akan mengkonfigurasi access point berbasis OpenWRT untuk menjadi WDS Bridge. Perangkat access point yang digunakan haruslah mendukung fitur WDS.

1. IP address bridge harus sama network dengan access point utama. IP access point utama 10.10.10.2 255.255.255.0 jadi access point bridge 10.10.10.X 255.255.255.0.
* Network->Interfaces
* Edit LAN
* Masukkan IP address

OpenWRT -

OpenWRT – Interfaces

OpenWRT - IP Address

OpenWRT – IP Address

2. Masih di halaman edit interface LAN, nonaktifkan DHCP server karena DHCP server yang digunakan berada pada access point utama.

OpenWRT - DHCP Server

OpenWRT – DHCP Server

3. Karena IP access point berubah dan tanpa DHCP server, ganti IP komputer menjadi static. Lalu koneksikan kembali jaringannya.
4. Akses kembali web config OpenWRT dengan menggunakan IP yang baru.
5. Selanjutnya konfigurasi wifi WDS.
* Network->Wifi.
* Klik Scan. Untuk menscan access point di sekitarnya.

OpenWRT -

OpenWRT – Wireless

* Klik Join Network pada nama wireless (SSID) access point utama.

aa

OpenWRT – SSID

* Jika access point utama memiliki password, masukkan keynya.
* Lalu Submit.

OpenWRT - Join Network Settings

OpenWRT – Join Network Settings

* SSID OpenWRT terganti secara otomatis, SSIDnya harus sama dengan SSID dari access point utama. Tidak seperti pada fitur WDS TP-LINK, SSID boleh beda.
* Pilih Mode = Client (WDS), lan untuk Network (IP address).
* Klik Save & Apply.

OpenWRT - Interface Configuration

OpenWRT – Interface Configuration

6. Pengecekan WDS.
* Network->Wifi.
* Pada bagian Associated Stations tampil access point utama.
* Ping IP address access point utama, jika reply berarti sudah terkoneksi.

OPenWRT -

OpenWRT – Wireless

selamat mencoba 🙂