in DevOps

Cara Mudah Install WordPress di Ubuntu

Cara Mudah Install WordPress di Ubuntu

Sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang cara mudah install WordPress di DigitalOcean, di mana cara tersebut hanya bekerja di DigitalOcean. Pertanyaannya sekarang bagaimana kalau mau install WordPress dengan mudah di VPS selain DigitalOcean? Solusinya adalah kita dapat menggunakan WordOps.

0.Tentang WordOps

WordOps adalah sebuah open source tool DevOps yang dirancang khusus untuk memudahkan install, deploy, dan administrasi server untuk WordPress.

WordOps Stack

WordOps Stack

WordOps terdiri dari beberapa software, yaitu:

  • Nginx
  • PHP
  • MariaDB
  • Redis
  • WP-CLI
  • Netdata
  • Git
  • phpMyAdmin
Key Features

Key Features

Fitur utama WordPress:

  • Mudah dalam install
  • Cepat dan otomatis dalam deployment
  • Nginx yang sudah dikustomisasi
  • Berbagai dukungan cache backend
  • SSL/TLS dari Let’s Encrypt
  • Server monitoring dengan Netdata

1.Prasyarat WordOps

Sebelum melakukan install WordOps, terlebih dahulu kita harus mengetahui persyaratan perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan.

Perangkat Keras

Minimum
WordOps dapat diinstall pada perangkat keras dengan spesifikasi rendah seperti Raspberry Pi.

  • 100MB storage
  • 512 RAM

Direkomendasikan
Jika ingin menggunakan WordOps untuk kebutuhan produksi, direkomendasikan menggunakan perangkat keras dengan spesifikasi:

  • Multi-core CPU
  • 20GB Storage
  • 2GB RAM

Virtualisasi
Platform virtualisasi yang didukung adalah:

  • VMware
  • XEN
  • OpenVZ
  • KVM
  • Hyper-V
  • LXC/LXD

WordOps juga kompatibel dengan Ubuntu yang berjalan di Windows Linux Subsystem (WSL).

Perangkat Lunak

Sistem Operasi

  • Ubuntu 18.04 LTS/16.04 LTS/19.04 x86_64
  • Debian 9/10 x86_64
  • Raspbian 9/10 armv7

Port

  • SSH: 22
  • HTTP: 80
  • HTTPS: 443
  • WordOps Backend: 22222

2.Install WordOps

Tutorial ini menggunakan sistem operasi Ubuntu 18.04 LTS di DigitalOcean.

Install WordOps

Install WordOps

Aktifkan bash_completion.

Install main stack.

Install WordOps Stack

Install WordOps Stack

Catat username dan password untuk login WordOps backend.

3.Install WordPress

Install WordPress untuk domain laradev.web.id.

WordOps Create Site

WordOps Create Site

Catat username dan password untuk login admin WordPress.

Uji hasil install dengan browsing domain.

Website WordPress dengan HTTP

Website WordPress dengan HTTP

4.Update WordPress

Karena masih HTTP, update website dengan menambahkan SSL (HTTPS).

WordOps Site Update SSL

WordOps Site Update SSL

Browsing domain untuk menguji protokol HTTPS.

Website WordPress dengan HTTPS

Website WordPress dengan HTTPS

Update website dengan menambahkan Redis cache.

WordOps Site Update Redis

WordOps Site Update Redis

Cek Redis service.

Redis service

Redis service

Cek konfigurasi Redis di dashboard WordPress, Settings->Nginx helper.

Konfigurasi Redis cache di WordPress

Konfigurasi Redis cache di WordPress

5.WordOps Dashboard

Login ke WordOps Dashboard untuk system monitoring.

WordOps Dashboard

WordOps Dashboard

Netdata Dashboard

Netdata Dashboard

6.Perintah site

Menampilkan semua website.

Menampilkan informasi dari sebuah website.

Menampilkan konfigurasi Nginx server block dari sebuah website.

Mengubah konfigurasi Nginx server block dari sebuah website.

Menonaktifkan Nginx server block dari sebuah website.

Mengaktifkan Nginx server block dari sebuah website.

Selamat mencoba 🙂

Write a Comment

Comment