Cara Setting DNS DigitalOcean Sebagai Private Nameserver

Cara Setting DNS DigitalOcean Sebagai Private Nameserver

Untuk bisa memiliki private nameserver misalnya ns.musaamin.my.id biasanya kita harus instalasi dan konfigurasi bind, aplikasi untuk membuat DNS server atau name server di Linux server. Cara lainnya dengan instalasi hosting control panel yang tersedia fitur DNS server.

Instalasi dan konfigurasi DNS server ini terbilang cukup rumit, apalagi kalau menginginkan sampai 3 nameserver, misalnya ns1, ns2, dan ns3. Berarti kita harus menyiapkan 3 Linux server.

Bagi pengguna DigitalOcean, kita dapat memakai private nameserver tanpa harus melakukan instalasi dan konfigurasi DNS server dengan memanfaatkan DNS server milik DigitalOcean.

DNS DigitalOcean tidak dikenakan biaya dan maksimal bisa memasang 50 domain, mau lebih harus kirim support ticket. DNS record yang bisa ditambahkan bukan hanya server IP address milik DigitalOcean tapi bisa juga untuk IP address dari pihak lain. DNS record yang didukung adalah A, AAAA, CAA, CNAME, MX, NS, TXT, dan SRV record.

Default nameserver DigitalOcean yaitu ns1.digitalocean.com, ns2.digitalocean.com, dan ns3.digitalocean.com. Nameserver tersebut bisa kita ubah menjadi nama domain kita sendiri, misalnya ns1.musaamin.my.id, ns2.musaamin.my.id, dan ns3.musaamin.my.id.

Cek IP DNS DigitalOcean

Langkah pertama yang kita lakukan yaitu mencari tahu IP address dari DNS server milik DigitalOcean dengan menggunakan ping.

Hasilnya.

Membuat Private Nameserver

Login ke portal atau client area tempat membeli domain. Cari menu untuk menambahkan private nameserver/child nameserver.

Register Nameserver
Register Nameserver

Ubah Nameserver

Ubah nameserver domain ke private nameserver yang sudah dibuat. Perubahan nameserver membutuhkan waktu maksimal 2×24 jam (propagasi domain).

Change Nameserver
Change Nameserver

Menambah Domain di DigitalOcean

Login ke DigitalOcean, klik menu Create->Domain/DNS.

Masukkan nama domain, lalu Add Domain.

Lalu ubah NS dari digitalocean.com ke private nameserver yang kita buat dan tambahkan A records untuk ns1, ns2, dan ns3.

Selanjutnya kita sudah bisa menambahkan DNS record lainnya seperti A record untuk domain dan CNAME record untuk alias www.

DNS Records
DNS Records

Kesimpulan

Kunci dari trik ini adalah mengetahui IP address dari DNS server yang mau digunakan sebagai private nameserver. Selain itu, DNS server tersebut harus mengijinkan kita memakai nama nameserver lain, beberapa layanan DNS server tidak akan mengaktifkan penambahan DNS record jika tidak menggunakan nameserver milik penyedia DNS server.

Gratis saldo $100 untuk pendaftaran baru di DigitalOcean. Daftar sekarang juga.

Selamat mencoba 🙂

Default image
Musa Amin
I am a Linux System Administrator and also write many tutorials about Linux, Cloud, and Open Source. Hire me via email hai[at]musaamin.web.id.
Articles: 712

Leave a Reply