in Cloud Computing

Review VPS UpCloud

Sebelumnya saya sudah menulis 3 artikel mengenai UpCloud, yaitu Cara Membuat VPS, Cara Menambah Storage, dan Cara Install FreeBSD. Nah, sekarang waktu memberikan ulasan atau review VPS UpCloud.

Tentang UpCloud

UpCloud adalah perusahaan penyedia layanan cloud computing yang berasal dari Helsinki, Finlandia yang sekaligus menjadi markas utama perusahaan ini. UpCloud didirikan pada tahun 2011 oleh Joel Pihlajamaa yang juga menduduki jabatan sebagai CTO. Namun berdasarkan websitenya, UpCloud mulai beroperasi pada tahun 2013.

Produk dan Harga

UpCloud saat ini menyediakan produk layanan yaitu Cloud server dan MaxIOPS block storage. Paket Simple plan cloud server yang paling rendah yaitu spesifikasi RAM 1GB, 1 CPU, storage 25GB, dan transfer 1TB yang bisa didapatkan dengan membayar biaya sewa $5/bulan. Selain itu tersedia paket Flexible plan di mana pengguna bisa memilih spesifikasi cloud server yang dibutuhkan.

Review VPS UpCloud

Paket VPS UpCloud

Sayang sekali untuk memakai Firewall dikenakan biaya tambahan yang lumayan harganya $4.03/bulan. Kurang $1 bisa membayar biaya sewa cloud server paling rendah selama sebulan. Yang ingin berhemat tapi tetap ingin memakai firewall, terpaksa harus memakai firewall langsung di sistem operasi, Linux memakai iptables.

Review VPS UpCloud

Harga layanan lain

Cloud Server

Lokasi data center berada di Finlandia, Jerman, Belanda, Amerika, Inggris, dan Singapura. Adanya lokasi data center di Singapura membuat para pengguna VPS asal Indonesia menjadikan UpCloud sebagai salah satu alternatif penyedia cloud server.

UpCloud hanya menyediakan 5 sistem operasi yang siap pakai, yaitu Windows Server, Ubuntu, Debian, CentOS, dan CoreOS. Selain itu harus install secara manual dari CD virtual yang telah disediakan, itupun masih kurang pilihan. Salah satunya yang sudah dibahas bagaimana Cara Install FreeBSD di VPS UpCloud.

Saat membuat cloud server baru terdapat pengaturan Opsionals. Pengaturan Opsionals bisa mengurangi pekerjaan konfigurasi di Linux server yaitu bisa memilih harus memakai key untuk login SSH dan memilih timezone.

Review VPS UpCloud

Pengaturan Optionals dari VPS

Support

Untuk menghubungi support UpCloud bisa dengan 2 cara yaitu melalui live chat atau melalui email. Cara yang saya pakai melalui email, karena tidak memperhatikan icon live chat, kebiasaan membuat support ticket dari menu.

Review VPS UpCloud

Kolom live chat support UpCloud

Menghubungi support melalui email responnya sangat lama. Masalah yang saya konsultasikan mengenai FreeBSD yang gagal boot setelah selesai install.

  • Saya mengirim pertanyaan, Sabtu 11 Mei 2019 05:19 AM WIB.
  • Jawaban pertama dari UpCloud, Sabtu 11 Mei 2019 12:00 PM WIB
  • Saya membalas email, Sabtu 11 Mei 2019 01:55 PM WIB
  • Jawaban kedua dari UpCloud, Minggu 12 Mei 07:39 AM WIB
  • Saya membalas email, Minggu 12 Mei 09:07 AM WIB
  • UpCloud tidak membalas lagi emailnya.

Setelah menghubungi support, saran yang diberikan tidak menyelesaikan masalah. Saya sendiri yang menemukan solusinya dan menginformasikan ke support UpCloud bahwa masalah sudah selesai di balasan email #5. Setelah itu tidak lagi balasan email dari UpCloud.

CPU

Memeriksa processor atau CPU yang digunakan oleh cloud server UpCloud dengan menggunakan perintah lscpu.

CPU yang digunakan yaitu Intel Xeon E5-2687W v4 dengan spesifikasi 12 core, 24 threads, dan frekuensi 3GHz.

Speedtest

Pengujian kecepatan internet cloud server UpCloud dengan menggunakan speedtest-cli, dari UpCloud Singpura ke CBN Jakarta. Hasil speedtest menunjukkan untuk download 624 Mbit/s dan upload 141 Mbit/s.

Benchmark

Benchmark atau pengujian performa menggunakan nench.sh. Spesifikasi cloud server yang digunakan RAM 1GB, CPU 1, storage 25GB dengan filesystem ext4, dan sistem operasi Ubuntu 18.04 LTS. Lokasi data center di Singapura. Benchmark nench.sh melakukan pengujian performance CPU dalam proses hashing, compressing, dan encrypting, lalu pengujian kecepatan write dari storage, dan pengujian kecepatan internet berbagai lokasi server.

Itulah review yang bisa saya berikan mengenai cloud server atau VPS dari UpCloud. Semoga bisa menjadi referensi sebelum memutuskan untuk memakai layanan dari UpCloud.

Write a Comment

Comment