Cara Sinkronisasi File dengan Unison

Cara Sinkronisasi File dengan Unison

Unison adalah sebuah tool untuk melakukan sinkronisasi file yang mendukung dua arah sinkronisasi, tersedia untuk sistem operasi Linux, OS X, Unix serta Windows. Unison dikembangkan oleh Benjamin C. Pierce, seorang profesor ilmu komputer di Universitas Pennsylvania, dan bersama kontributor lainnya di GitHub.

Install Unison

Install Unison di Ubuntu.

Sinkronisasi Antar Folder

Membuat dua folder.

Membuat 3 file di dalam folder1.

Mengecek isi folder1.

Sinkronisasi folder1 dengan folder2.

Tampil pertanyaan.

Tekan ENTER.

Menjalankan Unison pertama kali
Menjalankan Unison pertama kali

Dilanjutkan proses sinkronisasi dari folder1 ke (—->) folder2, jawab f.

Tampil pertanyaan.

Jawab y.

Unison synchronization
Unison synchronization

Mengecek isi folder2, apakah file dari folder1 sudah tersinkronisasi ke folder2.

Membuat 1 file baru di folder2.

Jalankan sinkronisasi.

File f2-data1.txt disinkronisasi ke folder1.

Sinkronisasi file baru
Sinkronisasi file baru

Mengecek isi folder1, apakah f2-data1.txt sudah ada.

Menambahkan teks ke dalam file f1-data1.txt yang berada di dalam folder2.

Jalankan sinkronisasi.

Tampilkan isi dari file f1-data1.txt yang berada di folder1, untuk memastikan file sudah tersinkronisasi.

Sinkronisasi ubah file
Sinkronisasi ubah file

Menghapus file f1-data3.txt yang berada di dalam folder2.

Jalankan sinkronisasi.

Mengecek isi folder1, apakah file f1-data3.txt sudah terhapus.

Sinkronisasi hapus file
Sinkronisasi hapus file

Sinkronisasi Antar Server

Untuk sinkronisasi antar server, kita akan mencoba sinkronisasi file yang berada di folder /var/www/html.

Ada 2 server yang digunakan, keduanya memakai Ubuntu Server 20.04.

  1. server01 = 128.199.153.187
  2. server02 = 128.199.208.184

Install Unison dan Apache

Install unison dan Apache di kedua server.

Membuat 3 file di server01.

Login SSH dengan Key

Setting server01 agar bisa login SSH ke server02 dengan menggunakan key.

server01
Membuat key.

Copy key ke server02.

Tes login SSH dengan key.

Membuat Unison Profile

Membuat file Unison profile yang berisi konfigurasi sinkronisasi.

Isi dari file web.prf.

Tes jalankan sinkronisasi dari profile web.prf.

Sinkronisasi antar server

Cek isi folder /var/www/html di server02, apakah sudah tersinkronisasi.

Membuat file di server02.

Jalankan kembali unison, lalu cek di server01 apakah file yang dibuat di server02 sudah tersinkronisasi.

Sinkronisasi file baru dari server02 ke server01
Sinkronisasi file baru dari server02 ke server01

Tambahkan teks di dalam file srv02-file1.html di server02.

Jalankan kembali unison, lalu cek di server01 apakah file yang diubah di server02 sudah tersinkronisasi.

Sinkronisasi ubah file antar server dari server02 ke server01
Sinkronisasi ubah file antar server dari server02 ke server01

Menghapus file srv02-file3.html di server02.

Jalankan kembali unison, lalu cek di server01 apakah file yang dihapus di server02 sudah tersinkronisasi.

Sinkronisasi hapus file antar server dari server02 ke server01
Sinkronisasi hapus file antar server dari server02 ke server01

Penjadwalan Sinkronisasi

Unison belum bisa secara otomatis melakukan sinkronisasi ketika ada perubahan file. Tapi, kita masih bisa melakukan penjadwalan sinkronisasi dengan cron job sehingga tidak perlu menjalankan unison secara manual.

Membuat cron job.

Jalankan unison setiap 5 menit.

Lakukan perubahan file dan cek kembali filenya setelah 5 menit.

Selamat mencoba 🙂

Gratis saldo $100 untuk pendaftaran akun baru di Vultr. Daftar di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *